KARAWANG, PEMUDATANIKARAWANG.COM – Dukungan masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menguat. Di Kabupaten Karawang, warga secara terbuka menyampaikan harapan agar program prioritas nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut tetap dilanjutkan dan diperluas karena dinilai telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak dan meringankan beban ekonomi keluarga.
Dukungan tersebut terungkap saat Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E melakukan kunjungan kerja ke Posyandu Mawar I, Desa Pasirmukti, Kecamatan Telagasari, Rabu (17/6/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pemerintah daerah dalam memantau pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus memastikan berbagai program sosial dan kesehatan berjalan optimal di tingkat desa.
Dalam kunjungan itu, Bupati Aep didampingi Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Nanda Siswanto, Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang H. Asep Aang Rahmatullah, jajaran perangkat daerah terkait, unsur kecamatan, serta tenaga kesehatan dan kader Posyandu setempat.
Kehadiran rombongan pemerintah daerah disambut antusias oleh masyarakat yang hadir, terutama para ibu yang memiliki anak balita dan anak usia sekolah. Selain meninjau kegiatan pelayanan kesehatan, Bupati Aep juga melihat secara langsung pelaksanaan pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita yang terindikasi stunting sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Karawang.
Dalam suasana dialog yang berlangsung hangat dan penuh keakraban, Bupati Aep menyempatkan diri berdiskusi langsung dengan warga mengenai berbagai program pemerintah yang saat ini tengah berjalan, termasuk Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir.
Untuk mengetahui secara langsung respons masyarakat, Bupati Aep kemudian melontarkan pertanyaan sederhana kepada warga yang hadir.
“Program Makan Bergizi Gratis ini mau terus dilanjut atau jangan?” tanya Bupati Aep.
Pertanyaan tersebut langsung disambut dengan jawaban serempak dari warga yang menginginkan program tersebut tetap berjalan.
“Lanjut, Pak! Teruskan!” jawab warga dengan antusias.
Jawaban spontan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat merasakan langsung manfaat Program Makan Bergizi Gratis dalam kehidupan sehari-hari. Bagi banyak keluarga, program tersebut tidak hanya membantu memastikan anak-anak mendapatkan asupan makanan bergizi, tetapi juga mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.
Salah seorang ibu yang hadir mengaku Program MBG sangat membantu keluarganya, terutama pada pagi hari ketika aktivitas rumah tangga sedang padat. Menurutnya, menyiapkan sarapan sehat bagi anak sebelum berangkat sekolah sering kali menjadi tantangan tersendiri di tengah berbagai pekerjaan domestik yang harus diselesaikan.
“Program ini sangat membantu kami sebagai orang tua. Kadang pagi hari harus menyiapkan banyak keperluan rumah tangga sekaligus. Dengan adanya MBG, kami merasa lebih tenang karena anak-anak tetap mendapatkan makanan yang sehat dan bergizi,” ungkapnya.
Selain membantu keluarga, masyarakat juga menilai Program Makan Bergizi Gratis memiliki dampak positif terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak. Mereka berharap program tersebut dapat terus diperluas sehingga semakin banyak anak yang merasakan manfaatnya.
Menanggapi aspirasi masyarakat tersebut, Bupati Aep menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang mendukung penuh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis karena sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, program tersebut bukan sekadar pemberian makanan, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan memiliki daya saing tinggi di masa depan.
“Program ini sangat baik untuk masa depan anak-anak kita. Tujuannya jelas, yaitu memastikan generasi penerus bangsa memperoleh asupan gizi yang cukup sehingga tumbuh sehat dan mampu belajar dengan baik,” kata Aep.
Namun demikian, Bupati Aep mengakui bahwa dalam pelaksanaan program sebesar MBG tentu terdapat berbagai tantangan di lapangan. Karena itu, masyarakat diminta untuk membedakan antara program yang memiliki tujuan baik dengan oknum-oknum yang mungkin melakukan pelanggaran dalam pelaksanaannya.
“Yang tidak bagus itu kalau ada oknum orangnya. Jangan programnya yang disalahkan. Program ini sangat bagus untuk masa depan anak-anak Indonesia,” tegasnya.
Aep menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan yang jelas terkait pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Pemerintah tidak akan mentoleransi berbagai bentuk penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat maupun mengurangi kualitas layanan kepada penerima manfaat.
Karena itu, ia meminta masyarakat untuk berani melapor apabila menemukan adanya dugaan pelanggaran atau pengelolaan yang tidak sesuai ketentuan.
“Kalau nanti ada dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang pengelolaannya tidak baik, kualitas makanannya tidak sesuai standar, atau ada hal-hal yang merugikan masyarakat, langsung laporkan. Jangan takut untuk melapor,” ujarnya.
Menurut Bupati, keterlibatan masyarakat dalam pengawasan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberhasilan program. Dengan adanya pengawasan dari masyarakat, berbagai persoalan dapat diketahui lebih cepat sehingga pemerintah dapat segera melakukan evaluasi dan perbaikan.
Pemerintah Kabupaten Karawang bersama Kodim 0604/Karawang juga akan terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh wilayah Karawang. Pengawasan dilakukan mulai dari proses penyediaan bahan pangan, pengolahan makanan, distribusi, hingga kualitas makanan yang diterima oleh para penerima manfaat.
Selain itu, pemerintah juga memastikan bahwa seluruh pihak yang terlibat dalam program harus mematuhi standar keamanan pangan, kebersihan, dan kualitas gizi yang telah ditetapkan. Langkah tersebut penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program yang saat ini menjadi salah satu prioritas nasional.
Bupati Aep menilai Program Makan Bergizi Gratis memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai agenda pembangunan, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan. Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi anak-anak, maka kualitas kesehatan akan meningkat, angka stunting dapat ditekan, dan kemampuan belajar anak di sekolah juga akan semakin baik.
“Anak-anak yang sehat akan lebih siap belajar, lebih aktif, dan memiliki peluang lebih besar untuk meraih masa depan yang lebih baik. Karena itu, program ini harus kita jaga bersama,” katanya.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta masyarakat, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan. Pemerintah juga berharap dukungan masyarakat terus mengalir agar tujuan besar program ini dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berkualitas dapat terwujud.
Kunjungan Bupati Aep ke Posyandu Mawar I sekaligus menjadi bukti bahwa pemerintah daerah terus hadir di tengah masyarakat untuk mendengar langsung aspirasi warga, memastikan program berjalan tepat sasaran, serta membangun kolaborasi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Karawang.
Dengan dukungan yang kuat dari masyarakat serta pengawasan yang berkelanjutan, Program Makan Bergizi Gratis diyakini akan menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempersiapkan generasi emas Indonesia menuju tahun 2045.
(Emed Tarmedi)


