KARAWANG, PEMUDATANIKARAWANG.COM — Menjelang pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa atau BPD Desa Telukbuyung, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, tahun 2026, dinamika politik desa mulai terasa. Bursa pencalonan mulai diramaikan oleh sejumlah figur yang siap mengabdikan diri untuk masyarakat.
Salah satu sosok yang menyatakan siap maju adalah Budiana alias Budi, pemuda asal Dusun Telagaherang. Ia mencalonkan diri sebagai bakal calon anggota BPD Desa Telukbuyung untuk keterwakilan Dusun Telagaherang.
Kehadiran Budiana menjadi salah satu warna baru dalam kontestasi pemilihan BPD Desa Telukbuyung. Sebagai figur muda yang aktif di organisasi pertanian dan kepemudaan, Budiana menyatakan siap membawa semangat baru dalam memperkuat fungsi BPD sebagai lembaga yang menampung, mengawal, dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa.
Budiana mengusung visi menjadi anggota BPD Telukbuyung yang aspiratif, transparan, dan akuntabel, serta mampu bersinergi dengan pemerintahan desa demi tercapainya masyarakat desa yang adil, makmur, dan sejahtera.
Menurutnya, visi tersebut lahir dari keinginan untuk menghadirkan BPD yang benar-benar dekat dengan masyarakat. Ia menilai, BPD memiliki peran strategis dalam kehidupan pemerintahan desa, terutama sebagai mitra pemerintah desa sekaligus lembaga yang menjalankan fungsi pengawasan.
Budiana mengatakan, masa depan Dusun Telagaherang harus dirancang bersama melalui penyerapan aspirasi yang terbuka, adil, dan menyeluruh. Ia ingin memastikan setiap suara masyarakat, baik dari kalangan petani, pemuda, tokoh masyarakat, maupun warga umum, dapat didengar dan diperjuangkan.
“Saya ingin menjadi penyambung lidah masyarakat dengan pemerintahan desa serta memastikan setiap kepentingan masyarakat Dusun Telagaherang bisa didengar dan direalisasikan,” ujar Budiana.
Ia menegaskan, pencalonannya bukan sekadar untuk ikut dalam kontestasi, tetapi sebagai bentuk ikhtiar untuk memberikan kontribusi nyata bagi Dusun Telagaherang dan Desa Telukbuyung. Menurutnya, pembangunan desa harus melibatkan partisipasi aktif masyarakat agar program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.
Dalam menjalankan perannya apabila dipercaya masyarakat, Budiana telah menyiapkan sejumlah misi. Pertama, mengoptimalkan fungsi pengawasan atau controlling terhadap pemerintahan desa. Menurutnya, pengawasan yang baik diperlukan agar program desa berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kedua, menampung serta menyalurkan aspirasi masyarakat Dusun Telagaherang. Budiana ingin membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan warga, sehingga persoalan dan kebutuhan masyarakat dapat tersampaikan secara jelas kepada pemerintah desa.
Ketiga, mendorong terbentuknya regulasi desa yang berpihak kepada masyarakat Desa Telukbuyung. Ia menilai, setiap kebijakan desa harus berorientasi pada kepentingan warga dan mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan.
Keempat, mendorong partisipasi aktif masyarakat Desa Telukbuyung, khususnya masyarakat Dusun Telagaherang, dalam pembangunan desa. Menurutnya, masyarakat tidak boleh hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga harus menjadi subjek yang ikut terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan.
Budiana juga menilai, Dusun Telagaherang memiliki potensi besar yang perlu terus dikembangkan. Sebagai wilayah yang memiliki masyarakat dengan latar belakang pertanian dan kehidupan sosial yang kuat, Telagaherang membutuhkan perwakilan yang memahami kondisi warga secara langsung.
Pengalaman Budiana dalam organisasi pertanian menjadi salah satu bekal penting dalam memahami kebutuhan masyarakat. Saat ini, ia dipercaya sebagai Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air atau P3A Sri Sumber Rezeki Desa Telukbuyung.
Selain itu, Budiana juga menjabat sebagai Sekretaris Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air atau GP3A Tunas Harapan Kedawung Kecamatan Pakisjaya. Melalui organisasi tersebut, ia terbiasa berinteraksi dengan para petani, memahami persoalan irigasi, kebutuhan air pertanian, serta berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat tani.
Tidak hanya aktif di sektor pertanian, Budiana juga terlibat dalam organisasi kepemudaan sebagai pengurus KNPI Kecamatan Pakisjaya. Keterlibatannya di KNPI menjadi bukti bahwa ia memiliki perhatian terhadap peran generasi muda dalam pembangunan wilayah.
Menurut Budiana, pemuda harus berani tampil dan mengambil peran dalam pembangunan desa. Ia menilai, keterlibatan generasi muda sangat penting untuk menghadirkan gagasan baru, semangat kerja, serta pola komunikasi yang lebih terbuka dengan masyarakat.
Dengan latar belakang tersebut, Budiana berharap dapat memberikan warna baru dalam kelembagaan BPD Desa Telukbuyung. Ia ingin mendorong BPD menjadi lembaga yang lebih responsif, transparan, dan mampu bekerja sama dengan pemerintah desa tanpa mengabaikan fungsi pengawasan.
Budiana juga menegaskan komitmennya untuk mengikuti proses pemilihan BPD Desa Telukbuyung tahun 2026 secara sehat, santun, dan demokratis. Ia berharap kontestasi ini menjadi ajang adu gagasan dan komitmen, bukan ajang perpecahan di tengah masyarakat.
“Sekarang warga Dusun Telagaherang mempunyai alternatif figur muda yang siap menjadi jembatan demi kemajuan Dusun Telagaherang,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga suasana kondusif selama tahapan pemilihan berlangsung. Menurutnya, perbedaan pilihan adalah hal biasa dalam demokrasi, namun persaudaraan dan kebersamaan warga harus tetap dijaga.
Budiana berharap kehadirannya dalam pemilihan BPD dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memperkuat pembangunan desa. Ia ingin menjadikan aspirasi masyarakat sebagai dasar dalam setiap langkah perjuangannya apabila mendapatkan amanah.
Dengan semangat muda, pengalaman organisasi, dan komitmen untuk memperjuangkan aspirasi warga, Budiana menyatakan siap maju dan berkontestasi dalam pemilihan BPD Desa Telukbuyung tahun 2026. Kehadirannya diharapkan menjadi pilihan alternatif bagi masyarakat Dusun Telagaherang yang menginginkan perwakilan aspiratif, transparan, dan dekat dengan warga.
(Emed Tarmedi)


