KARAWANG, PEMUDATANIKARAWANG.COM – Pemerintah Kabupaten Karawang kembali memberangkatkan calon jemaah haji asal Kabupaten Karawang untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., secara resmi melepas keberangkatan Jemaah Haji Gelombang I Kloter 16 di Kompleks Islamic Center Masjid Al-Jihad Karawang, Minggu malam (10/5/2026).

Suasana penuh khidmat dan haru tampak menyelimuti lokasi pelepasan. Ribuan anggota keluarga, kerabat, serta masyarakat turut hadir mengantarkan para jemaah yang akan berangkat menuju Tanah Suci Makkah untuk menunaikan ibadah haji. Tangisan, doa, dan pelukan hangat mewarnai momen pelepasan para calon tamu Allah SWT tersebut.
Sebanyak 445 orang diberangkatkan dalam Kloter 16 yang merupakan pemberangkatan ketiga asal Kabupaten Karawang pada musim haji tahun ini. Jumlah tersebut terdiri dari 441 jemaah haji dan 4 orang petugas pendamping yang akan mendampingi para jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.
Ratusan jemaah diberangkatkan menggunakan armada bus menuju Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tanah Suci. Pemerintah Kabupaten Karawang bersama Kementerian Agama memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Dalam sambutannya, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menyampaikan rasa syukur sekaligus doa agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan selama menjalankan ibadah haji.
Menurutnya, ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental, kesabaran, serta kekuatan fisik karena seluruh rangkaian ibadah berlangsung cukup panjang.
“Kami berpesan kepada seluruh jemaah untuk selalu menjaga kesehatan, menjaga kebersamaan, dan mengikuti arahan petugas pendamping. Perjalanan ibadah ini memakan waktu kurang lebih 40 hari, sehingga kondisi fisik harus benar-benar dijaga agar seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan baik,” ujar Bupati Aep.
Ia juga meminta para jemaah untuk menjaga nama baik Kabupaten Karawang dan Indonesia selama berada di Tanah Suci dengan menunjukkan sikap disiplin, tertib, dan saling membantu antarsesama jemaah.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dan seluruh masyarakat Karawang, kami mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kelancaran dalam menjalankan rukun dan wajib haji, diberikan kesehatan selama di Tanah Suci, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur,” tambahnya.
Bupati Aep juga mengingatkan pentingnya menjaga pola makan, waktu istirahat, serta mengurangi aktivitas yang dapat menguras tenaga mengingat kondisi cuaca di Arab Saudi yang cukup ekstrem dibandingkan dengan Indonesia.
Sementara itu, keberangkatan Kloter 16 ini juga menjadi perhatian karena terdapat jemaah dengan rentang usia yang cukup jauh. Jemaah tertua tercatat atas nama Saum Marsin berusia 82 tahun asal Dusun Borontok Barat, Desa Sindangsari, Kecamatan Kutawaluya. Meski telah lanjut usia, semangatnya untuk menunaikan rukun Islam kelima mendapat apresiasi dan doa dari masyarakat.
Sedangkan jemaah termuda bernama Ahmad Hanif Ramadhan yang masih berusia 19 tahun asal Desa Sukaluyu, Kecamatan Telukjambe Timur. Kehadiran jemaah muda tersebut menjadi simbol semangat generasi muda dalam menjalankan ibadah dan menunaikan panggilan Allah SWT.
Pelepasan jemaah haji berlangsung penuh kekeluargaan. Sejumlah keluarga tampak tak kuasa menahan air mata saat bus mulai meninggalkan area Islamic Center Karawang. Banyak di antara mereka yang terus melambaikan tangan sambil memanjatkan doa agar anggota keluarganya diberikan keselamatan dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
Pemerintah Kabupaten Karawang melalui koordinasi bersama Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, serta panitia penyelenggara ibadah haji daerah terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh calon jemaah haji, mulai dari proses pemberangkatan hingga kepulangan nantinya.
Dengan pelepasan Kloter 16 tersebut, diharapkan seluruh jemaah asal Kabupaten Karawang dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, khusyuk, dan memperoleh keberkahan selama berada di Tanah Suci.
(Emed Tarmedi)


