Senin, Mei 25, 2026

Pemuda Tani Karawang

Muhammad Sirod: Potensi Karawang...

KARAWANG, PEMUDATANIKARAWANG.COM  – Kabupaten Karawang memiliki posisi strategis dalam mendukung agenda pembangunan nasional....

MBG Program Unggulan Presiden...

KARAWANG, PEMUDATANIKARAWANG.COM – Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) digelar di Desa Pinayungan,...

Figur Muda Budiana Siap...

KARAWANG, PEMUDATANIKARAWANG.COM  — Menjelang pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa atau BPD Desa Telukbuyung,...

Camat Adi Firmansyah: Menanam...

KARAWANG, PEMUDATANIKARAWANG.COM  — Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kecamatan Cikampek, Kabupaten...

Ketua AKKSI Jabar Dorong Kreator Konten Jadi Garda Edukasi Lingkungan  

JAKARTA,  PEMUDATANIKARAWANG.COM – Kesadaran menjaga lingkungan hidup kini mulai dibangun melalui pendekatan yang lebih modern, kreatif, dan dekat dengan masyarakat. Ketua Asosiasi Kreator Konten Seluruh Indonesia (AKKSI) Jawa Barat, Abizar Mahmud, menggagas penguatan gerakan kampanye lingkungan berbasis digital melalui kolaborasi bersama Menteri Lingkungan Hidup RI, Drs. Moh. Jumhur Hidayat, M.Si.

Kolaborasi tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam menghadapi berbagai persoalan lingkungan yang semakin kompleks, khususnya di Jawa Barat sebagai salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia. Permasalahan sampah, pencemaran sungai, kerusakan lingkungan, alih fungsi lahan, hingga kualitas udara perkotaan menjadi tantangan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas kreatif digital, Rabu (13/5/2026).

Abizar Mahmud mengatakan, perkembangan teknologi informasi dan media sosial saat ini telah mengubah pola komunikasi masyarakat secara signifikan. Karena itu, edukasi mengenai pelestarian lingkungan juga harus mengikuti perkembangan zaman agar pesan yang disampaikan lebih efektif, cepat diterima, dan mampu membangun kesadaran publik secara luas.

Menurutnya, kreator konten saat ini memiliki peran besar dalam membentuk opini publik dan mempengaruhi perilaku masyarakat, terutama generasi muda yang aktif menggunakan platform digital setiap hari.

“Media sosial memiliki kekuatan luar biasa dalam membangun pola pikir masyarakat. Jika dimanfaatkan dengan baik, maka platform digital dapat menjadi sarana edukasi lingkungan yang sangat efektif dan mampu menciptakan gerakan sosial yang besar,” ujar Abizar Mahmud.

Ia menegaskan, kampanye lingkungan tidak lagi cukup dilakukan melalui cara-cara konvensional seperti seminar atau sosialisasi formal semata. Dibutuhkan pendekatan baru yang lebih kreatif, komunikatif, dan relevan dengan kehidupan masyarakat modern agar pesan pelestarian lingkungan mampu menyentuh kesadaran publik sekaligus mendorong aksi nyata.

Melalui AKKSI Jawa Barat, Abizar berkomitmen menggerakkan para kreator konten untuk aktif menyuarakan isu-isu lingkungan melalui berbagai platform digital seperti Instagram, TikTok, YouTube, Facebook, hingga media komunitas lainnya. Konten yang diproduksi nantinya akan dikemas secara edukatif, inspiratif, serta mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.

Tidak hanya fokus pada kampanye digital, AKKSI Jawa Barat juga berencana membangun program kolaboratif bersama pemerintah daerah, komunitas lingkungan, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum dalam mendukung gerakan penghijauan dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Abizar menilai, Jawa Barat memiliki potensi besar menjadi pusat gerakan lingkungan digital nasional karena didukung tingginya aktivitas media sosial serta berkembangnya komunitas kreator konten di berbagai daerah.

“Jawa Barat memiliki energi kreatif yang luar biasa besar. Jika seluruh kreator konten bergerak bersama membawa pesan positif tentang lingkungan, maka dampaknya akan sangat kuat dalam membangun kesadaran masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup RI, Drs. Moh. Jumhur Hidayat, M.Si, menyambut baik inisiatif kolaborasi bersama komunitas kreatif digital tersebut. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dan para kreator konten menjadi bagian penting dalam memperkuat gerakan pelestarian lingkungan di Indonesia.

Ia menilai, penyampaian pesan lingkungan melalui pendekatan digital akan lebih mudah menjangkau masyarakat luas, terutama generasi muda yang saat ini sangat dekat dengan media sosial dan teknologi informasi.

Kolaborasi ini juga sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan Presiden RI Prabowo Subianto melalui program Asta Cita yang menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan kelestarian lingkungan hidup.

AKKSI Jawa Barat berharap gerakan ini mampu melahirkan budaya baru di tengah masyarakat, yakni budaya peduli lingkungan yang tumbuh dari kesadaran bersama, kreativitas digital, serta semangat gotong royong.

Dengan semakin masifnya penggunaan media sosial di Indonesia, Abizar optimistis kampanye lingkungan digital dapat menjadi solusi modern dalam memperkuat edukasi publik sekaligus membangun partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga bumi Indonesia tetap hijau, bersih, dan berkelanjutan.

“Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Kami ingin mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mulai peduli terhadap lingkungan dari hal-hal kecil melalui kekuatan digital yang kita miliki hari ini,” pungkasnya.

(Emed Tarmedi)

Artikel Lainnya

spot_img

Ketahanan Pangan

Berita Populer

Desa Tani

Tani Millenial

spot_img