KARAWANG, PEMUDATANIKARAWANG.COM – Pemerintah Kabupaten Karawang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk bagi kalangan lanjut usia (lansia). Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., bersama jajaran Forkopimda melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah lansia di Desa Bayur Kidul, Kecamatan Cilamaya Kulon, Rabu (13/5/2026).
Program tersebut menjadi pilot project atau proyek percontohan Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menyediakan hunian layak, aman, dan nyaman bagi lansia yang tidak memiliki rumah maupun lahan tempat tinggal.
Dalam keterangannya, Bupati Karawang menyampaikan bahwa rumah lansia yang dibangun tidak hanya difungsikan sebagai tempat tinggal semata, tetapi juga akan menjadi ruang aktivitas produktif bagi para penghuni agar tetap sehat, aktif, dan mandiri.
“Nanti boleh siapa saja yang mengisinya. Jadi bukan hanya tempat tinggal, mereka juga akan bertani dan melakukan banyak aktivitas di sini. Oleh karena itu kita akan buat lingkungan nyaman dan produktif di sini,” ujar Aep.
Sebanyak delapan unit rumah lansia akan dibangun lengkap dengan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari ruang terbuka hijau, jalan lingkungan, drainase, sarana air bersih, hingga kolam ikan. Kawasan tersebut juga akan dipadukan dengan program ketahanan pangan melalui budidaya ikan dan kebun sayur.
Menurut Bupati Aep, gagasan pembangunan rumah lansia bermula dari keluhan sejumlah orang tua yang ditemuinya saat menghadiri kegiatan sekolah lansia. Banyak di antara mereka mengaku tidak memiliki tempat tinggal yang layak.
“Pas waktu itu curhat, nggak punya rumah Pak Bupati. Yaudah saya bilang saya bangun, ternyata nggak punya tanahnya,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, lahan yang digunakan untuk pembangunan rumah lansia berasal dari tanah yang dibeli dan diwakafkan kepada Pemerintah Kabupaten Karawang oleh pihak yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Alhamdulillah kemarin ada yang beli, mewakafkan tanah. Tentunya kami ucapkan terima kasih,” katanya.
Selain menyediakan hunian, Pemerintah Kabupaten Karawang juga akan memastikan kesehatan para lansia tetap terjaga. Bupati meminta puskesmas terdekat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin kepada para penghuni rumah lansia nantinya.
“Saya minta orang tua kita harus rutin dicek kesehatannya. Kalau bisa setiap minggu dicek agar kesehatan mereka terjamin,” tegasnya.
Bupati Aep juga menegaskan bahwa program rumah lansia tidak akan berhenti di Cilamaya Kulon saja. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Karawang berencana membangun rumah lansia serupa di berbagai kecamatan lainnya seperti Cilamaya Wetan, Tempuran, Batujaya, hingga wilayah lain yang memiliki jumlah lansia cukup banyak.
“Insyaallah nanti kita akan bangun juga di setiap kecamatan. Kita akan lihat mana yang lansianya lebih banyak,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Karawang, Asep Hazar, menjelaskan bahwa rumah lansia tersebut nantinya akan dikelola langsung oleh Dinas Sosial Kabupaten Karawang setelah proses pembangunan selesai.
Menurutnya, rumah lansia bukan diberikan sebagai hak milik pribadi, melainkan menjadi fasilitas hunian sosial dengan sistem bergilir bagi lansia yang benar-benar membutuhkan tempat tinggal.
“Rumah lansia ini nantinya bukan menjadi hak milik penghuni, tetapi fasilitas hunian bagi lansia yang membutuhkan tempat tinggal dengan konsep bergilir. Jika penghuni sebelumnya meninggal dunia atau kembali bersama keluarganya, maka akan diisi oleh lansia lain yang membutuhkan,” jelasnya.
Program pembangunan rumah lansia tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Karawang dalam memberikan perhatian kepada para orang tua yang hidup dalam keterbatasan. Selain menghadirkan hunian layak, program itu juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan sosial yang sehat, produktif, dan penuh kepedulian terhadap lansia di Kabupaten Karawang.
(Emed Tarmedi)


