KARAWANG, PEMUDATANIKARAWANG.COM – Upaya Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menata kawasan perkotaan Cikampek mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Apresiasi tersebut disampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadi Dedi Mulyadi pada 22 Juli 2026, setelah dilaksanakannya penertiban bangunan liar di sejumlah titik kawasan Cikampek yang selama bertahun-tahun dikenal semrawut, padat, dan kumuh.
Dalam unggahannya, Dedi Mulyadi menyampaikan terima kasih kepada Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karawang yang dinilai telah menunjukkan keberanian dan komitmen dalam melakukan penataan kawasan yang selama puluhan tahun belum terselesaikan.
“Terima kasih Bupati Karawang dan Forkopimda Karawang yang sudah menertibkan areal Cikampek. Kekumuhan berpuluh-puluh tahun yang tidak selesai kini sudah mulai ditata. Semangat!” tulis Dedi Mulyadi melalui akun Instagram pribadinya.
Pernyataan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menciptakan tata ruang perkotaan yang lebih tertib, aman, nyaman, dan layak bagi masyarakat.
Kawasan Cikampek selama ini dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi dan transportasi di Kabupaten Karawang. Posisinya yang strategis sebagai simpul perlintasan antardaerah membuat kawasan ini dipadati aktivitas perdagangan, jasa, serta mobilitas masyarakat. Namun, di sisi lain, pertumbuhan kawasan yang tidak diimbangi dengan penataan ruang menyebabkan munculnya berbagai persoalan, mulai dari bangunan liar, penyempitan saluran drainase, trotoar yang tidak berfungsi, hingga kesan kumuh yang berlangsung selama bertahun-tahun.
Melalui langkah penataan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Karawang bersama Forkopimda, berbagai bangunan yang berdiri di atas fasilitas umum dan ruang milik jalan mulai ditertibkan. Penataan ini diharapkan menjadi awal perubahan wajah Cikampek agar lebih tertata, bersih, serta mendukung kelancaran lalu lintas dan aktivitas masyarakat.
Selain memberikan apresiasi terhadap penataan fisik kawasan, Dedi Mulyadi juga menyoroti pentingnya penanganan persoalan sosial yang masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah Jawa Barat, termasuk Kabupaten Karawang. Menurutnya, keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), gelandangan, dan pengemis (gepeng) perlu ditangani secara komprehensif melalui sinergi lintas sektor.
Hal tersebut disampaikan menyusul ramainya pembahasan mengenai Karawang yang disebut menjadi salah satu daerah tujuan para pengemis dari berbagai wilayah. Dedi menilai persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan hanya melalui operasi penertiban sesaat, tetapi memerlukan langkah yang terintegrasi antara pemerintah daerah, aparat penegak ketertiban, dinas sosial, hingga pemerintah provinsi.
Ia mengungkapkan telah berkoordinasi dengan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat agar pelaksanaan penertiban terhadap pelanggaran ketertiban umum, termasuk penanganan ODGJ dan gepeng, dapat dilakukan secara optimal sesuai kewenangan masing-masing daerah.
Menurut Dedi, penataan kawasan perkotaan harus dilakukan secara menyeluruh. Selain memperbaiki kondisi fisik lingkungan, pemerintah juga harus memastikan persoalan sosial yang ada dapat ditangani secara manusiawi, berkelanjutan, dan memberikan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial.
Apresiasi yang diberikan Gubernur Jawa Barat mendapat sambutan positif dari masyarakat Karawang. Banyak warga berharap proses penataan Cikampek tidak berhenti pada pembongkaran bangunan liar semata, tetapi dilanjutkan dengan pembangunan infrastruktur pendukung seperti normalisasi drainase untuk mengurangi genangan, pembangunan trotoar yang ramah bagi pejalan kaki, penambahan ruang terbuka hijau dan taman kota, peningkatan penerangan jalan umum, penataan pedagang secara lebih tertib, serta penguatan pengawasan terhadap ketertiban kawasan.
Dengan penataan yang berkelanjutan, kawasan Cikampek diharapkan mampu menjadi salah satu wajah baru Kabupaten Karawang yang lebih modern, bersih, tertata, dan nyaman, sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan serta pelayanan kepada masyarakat.
Dukungan yang disampaikan Gubernur Jawa Barat melalui media sosial tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Karawang untuk terus melanjutkan program penataan kawasan secara bertahap. Sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Karawang, Forkopimda, serta partisipasi aktif masyarakat diharapkan mampu mewujudkan Cikampek sebagai kawasan perkotaan yang lebih layak huni, berdaya saing, dan menjadi kebanggaan masyarakat Karawang.
(Emed Tarmedi)


